⭕ budaya | ARSITEK

Setelah perjalanan hijrah yang melelahkan itu, Ibnu Hisyam mencatat dalam sirah-nya, Rasulullah saw beristirahat di perkampungan Bani Amr bin ‘Auf. Selama kurang lebih empat hari, di sana beliau membangun pondasi seadanya untuk salat.

Tempat itu kemudian dinamakan Masjid Quba’, sebuah masjid pertama di dunia. Peristiwa ini kemudian diabadikan oleh Al-Qur’an Surat St-Taubah ayat 108.

Itulah awal sejarah arsitektur Islam dengan membangun masjid pertama di Quba, Madinah pada 1 H/622 M.

ARSITEK yang memiliki dasar denah segi 4 (empat) dan dinding yang menjadi pembatas sekelilingnya, masjid pertama itu terbilang amat sederhana dan bersahaja, belum megah dan indah seperti saat ini.
Dari kesederhaan Masjid yang dibuat di masa Rasulullah SAW saat itu menjadi teladan ke Istiqamah an dalam membangun hakekat dan makna MASJID.

Di sepanjang bagian dalam dinding masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW tersebut dibuat bagian depan yang disebut mihrab dan serambi yang langsung bersambung dengan lapangan terbuka sebagai bagian tengah dari masjid segi empat tersebut. Bagian pintu masuknya diberi gapura. Bahan yang digunakan sangat sederhana, seperti batu alam atau batu gunung, pohon, dan daun-daun kurma.

Meski dengan ARSITEKTUR yang sangat sederhana, bangunan masjid pertama itu menjadi prototipe dari ARSITEKTUR MASJID pada masa kedepannya.

Namun, ada pula yang menyatakan bangunan suci Ka’bah yang kini berada di Makkah sebagai cikal bakal arsitektur Islam. Rekonstruksi bangunan Ka’bah mulai dilakukan Rasulullah SAW dan para sahabat, dua tahun setelah umat Muslim berhasil menaklukan Makkah dari suku Quraish pada 630 M.

Budaya dan ARSITEK MASJID ISLAM adalah sebuah metamorfosa yang perlu kita lebih maknai dalam membangun ke Iman-an | ke TAQ’WA-an dan ke Istiqamah- an | hadirkan MADRASAH melalui manajemen | AQIDAH #youngKAAFFAH untuk hadirkan #youngSEHAT & #youngBERARTI . . .

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *